Ballet

Tari ballet merupakan salah satu dari jenis tari tertua di dunia.
Istilah ballet pertama kali dicetuskan oleh Balthasar de Beaujoyeulx (1581). Abad ke-18 merupakan periode di mana standar teknis balet menjadi sangat maju. Pada masa ini pula balet menjadi bentukan seni drama yang serius dan setara dengan opera. Kemajuan ini disebabkan oleh karya penting dari Jean-Georges Noverre yang berjudul Lettres sur la danse et les ballets (1760), yang merintis berkembangnya ballet d'action di mana penari diharuskan mengekspresikan karakter dan menampilkan narasi cerita.
Teknik di dalam tari ballet merupakan dasar dari berbagai jenis tarian lainnya. Inilah sebabnya mengapa ballerina nampak mudah untuk menguasai tarian lainnya, karena tari ballet mengutamakan kelenturan tubuh, kekuatan menggunakan otot tubuh dan garis tubuh yang indah yang bisa diaplikasikan kebeberapa jenis tarian.

Manfaat dari tari Balet

Belajar tari balet sebaiknya dimulai saat masih anak-anak.

  • A. Dalam proses belajar,anak diajarkan untuk disiplin yang berfungsi merangsang pola pikir dan sikap mental positif dari anak bahwa untuk mencapai suatu tujuan diperlukan usaha, proses, dan ketekunan.
    Misalnya: Pemula yang sedang mempelajari dasar-dasar ballet (cara berdiri yang benar membentuk poin, dan gerakan-gerakan dasar lainnya), terkadang kurang memperhatikan tahap ini. Akibatnya ketika ia belajar pada tingkat yang lebih tinggi, ia tidak dapat melakukannya dengan baik, dengan kata lain teknik yang dimilikinya lemah sehingga dapat mengakibatkan ketidak-leluasaan gerak bahkan dapat menyebabkan cedera.

  • Untuk menunjang itu semua kita membutuhkan sekolah yang mampu memberikan kita pembelajaran yang baik dengan silabus yang terstruktur. Dari sinilah anak akan belajar untuk memilih media terbaik untuk mendukung cita-citanya.

  • B. Selain itu, ballet dapat membentuk tubuh yang kuat dan proporsional karena seorang penari yang ingin dapat menari en pointe harus memiliki badan yang cukup kuat dan memerlukan dukungan seluruh badan, termasuk otot kaki dan otot perut.

Kurikulum Basic Ballet & Jazz
  1. Belajar ruang : personal space, shared space, general space.
  2. Kemampuan tubuh : stillness, stretching/reaching, movement (walking, running, crawling, creeping), turning, falling, elevation (jumping, hopping, leaping).
  3. Pembagian tubuh : isolated body parts, large body parts, the whole body parts.
  4. Gerakan tubuh :
    •      - Berat & Kekuatan : gentle and delicate movements, quick and slow movements, heavy and light movements.
    •      - Waktu & Energi : slow and fast movements, flowing and staccato movements, regular and irregular beats, increasing and decreasing speed or sound.
  5. Rangsangan gerak : props (alat peraga), music instrument, pictures, toys, senses (pancaindera), mime (bergerak melalui gesture and expression).

Class Schedule

Class Day Time
Ballet Baby Class Wednesday 16.30 - 17.20
Pre school Tuesday 16.30 - 17.20
Basic 1 Tuesday 17.30 - 18.30