Belly Dance

Belly dance adalah nama Barat untuk gaya tari yang dikembangkan khususnya di Timur Tengah.
Sejarah asal muasal belly dance masih simpang siur hingga saat ini. Di Mesir, tarian ini dianggap telah ada sejak berabad-abad sebelum Masehi. Ini terkait dengan penemuan sebuah gambar relief manusia dengan posisi mirip gerakan tari perut dari tahun 1400 sebelum Masehi. Banyak ahli mengatakan bahwa tarian ini adalah bentuk tertua dari semua tarian, karena telah berakar dalam semua budaya kuno dari India ke pertengahan Timur.

Menurut masyarakat Timur Tengah, tarian ini merupakan Tarian Oriental yang disesuaikan dengan peranan yang mereka lihat dalam kehidupan sosial yang mereka miliki. Bagi mereka, tarian ini mengingatkan dengan sungguh-sungguh pada suatu dunia dimana orang segala umur melakukannya dengan sukacita ketika mereka berkumpul bersama.

Meski terkesan seksi, belly dance berbeda dengan tari erotis. Banyak masyarakat yang menjadi salah persepsi, terutama mengingat kostum tarian ini yang mempertontonkan perut. Padahal, maksud dari kostum ini untuk mengetahui gerakan yang dilakukan sudah benar atau belum. Dan kain yang berhiaskan susunan keping logam pun bertujuan untuk membantu mengecek gerakan yang salah. Walau pada akhirnya, kain ini menjadi aksesoris dalam mayoritas penampilan penari belly dance.
Oriental dance (nama yang benar untuk Tari Perut).

Manfaat belly dance
  1. Membentuk tubuh, terutama bagian perut dan pinggang. Gerakannya sederhana, tetapi membutuhkan kerja otot-otot di bagian perut.
  2. Karena tidak butuh tenaga besar, tidak ada batasan usia bagi mereka yang ingin belajar belly dance.
  3. Saat ini, banyak ragam perkembangan dari belly dance. Etoile Dance Center menghadirkan Oriental Belly dance sebagai dasar dari semua ragam tari belly dance yang ada, Gypsy Ghawazee, dan Tribal dance yang saat ini banyak diminati oleh masyarakat.

Class Schedule

Class Day Time
Belly Dance Adults Saturday 10.30 - 11.30